HEADLINE

Sat Narkoba


Sat Narkoba

Sat Narkoba

SATUAN RESERSE NARKOBA POLRESTABES BANDUNG

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada dibawah Kapolrestabe Bandung,  yang bertugas untuk melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan, pengawasan penyidikan, pembinaan fungsi penyidikan serta memberikan pembinaaan dan penyuluhan kepada Masyarakat tentang bahaya narkoba dalam rangka untuk pencegahan dan rehabilitasi terhadap korban penyalahguna narkoba, yang dalam pelaksanaan tugasnya tersebut dilaksanakan oleh :


KASAT RESERSE NARKOBA

Kepala Satuan Reserse Narkoba  bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas dan kewajibannya kepada Kapolrestabes, yang dalam pelaksanaan tugas sehari hari dikoordinasikan kepada Wakapolrestabes dengan tugas : 

  • Sebagai unsur pembantu Kapolrestabes dalam pelaksanaan  proses penyelidikan dan  penyidikan tindak pidana Narkoba.
  • Selaku penyidik.
  • Sebagai pembina fungsi di Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung.

WAKA SAT RESERSE NARKOBA

Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kasat Reserse Narkoba, dimana dalam pelaksanaan tugasnya tersebut meliputi :

  • Sebagai pembantu kasat dalam pelaksanaan penyidikan tindak pidana narkoba
  • Selaku penyidik
  • Sebagai pembina fungsi reserse narkoba dijajaran Polrestabes Bandung
  • Memberikan saran pertimbangan kepada kasat reserse narkoba dalam hal pengambilan keputusan berkaitan tugas pokok fungsi narkoba

KAUR BIN OPS SAT RESERSE NARKOBA (KBO)

Kaur Bin Ops Reserse Narkoba dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kasat dan Wakasat Narkoba, dimana dalam pelaksanaan tugasnya tersebut meliputi :

  • Membantu dan memberikan saran kepadaKasat dan Wakasat Narkoba serta menyiapkan dan menyelenggarakan kebutuhan administrasi bimbingan dan operasional.
  • Membuat dan menghimpun perencanaan kerja dan hasil pelaksanaan kegiatan.
  • Menyiapkan data maupun informasi untuk pengisian data dan membuat bahan paparan untuk Kasat maupun Wakasat Narkoba pada waktu gelar/rapat.
  • Memberikan penyuluhan dan pembinaan dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan Narkoba.
  • Koordinasi dengan Instansi terkait dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi korban ketergantungan Narkoba.
  • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dan terhadap masyarakat tentang bahaya Narkoba.

KEPALA UNIT (KANIT) 

Kepala Unit adalah sebagai pelaksana proses penyelidikan dan penyidikan tindak pidana Narkoba, dibantu oleh kepala sub unit (kasubnit), yang bertugas untuk melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan tindak pidana Narkoba dan bertanggung jawab kepada Kasat dan Wakasat Narkoba


KA UR MINTU SAT RESERSE NARKOBA

Ka Ur Mintu Reserse Narkoba dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kasat dan Wakasat Narkoba, dimana dalam pelaksanaan tugasnya tersebut meliputi :

  • Melaksanakan pengelolaan administrasi pada Sat Resnarkoba.
  • Menyiapkan dan mengkoordinasikan jadwal kegiatan pada Sat Resnarkoba.
  • Menyusun Renja dan anggaran.
  • Membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan anggaran.

RUANG LINGKUP PELAKSANAAN TUGAS SATUAN RESERSE NARKOBA

  1. UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
  2. UU RI No. 05 Tahun 1997 Tentang Psikotropika.
  3. UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
  4. UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
  5. Penegakan Peraturan Daerah (PERDA) Kota Bandung No. 11 Tahun 2010, Tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Keras.

SEJARAH AWAL TERBENTUKNYA SATUAN RESERSE NARKOBA POLRESTABES BANDUNG

Sejarah terbentuknya Satuan Reserse tidak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya Kepolisian Resor Kota Besar Bandung. Namun sayangnya, Admin tidak memiliki catatan secara detail mengenai sejarah tersebut, maka sebagai gambaran akan di jelaskan secara garis besarnya saja tentang terbentuknya SATUAN RESERSE KRIMINAL POLRESTABES BANDUNG. Polrestabes Bandung menempati bangunan yang berdiri di Jalan Merdeka No. 18 - 20 Kota Bandung, dimana pada tanggal 23 Mei Tahun 1866 bangunan tersebut diresmikan sebagai sekolah guru (Kweekschool Voor Inlandsche Onderwijers). Gedung tersebut didirikan atas inisiatif seorang kebangsaan Belanda yang bernama K. F. Hole, pada saat itu, beliau menjabat sebagai Adiministatur perkebunan The Waspada di Gunung Cikuray, Bayongbong Garut.
Tokoh-tokoh nasional seperti Abdul Haris Nasution dan Otto Iskandardinata pernah mengenyam pendidikan di sekolah guru ini. Nama Polrestabes Bandung sendiri baru muncul pada tahun 1966 dimana pada saat itu belum ada polsek-polsek seperti sekarang ini, dengan nama Komtabes Bandung atau lebih dikenal dengan nama KOMTABES, dengan mempunyai 4 pembagian tugas yang terdiri dari:

  • Seksi I di Alun-alun Bandung
  • Seksi II di Sawung Galing
  • Seksi III di Pasirkaliki
  • Seksi IV di Simpang Lima

2. Awal terbentuknya Satuan Reserse Polrestabes Bandung

Seksi I Komtabes inilah yang menjadi awal mulanya terbentuk Satuan Reserse, dimana pada saat itu sebagai satuan yang menangani masalah kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Kotamadya Bandung. Satuan ini mempunyai reputasi yang cukup membanggakan dalam mengungkap perkara-perkara besar yang salah satunya menjadi trending topic pada masa itu adalah penangkapan tersangka curas MAT PECI, salah seorang pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang sulit ditangkap dan sangat ditakuti masyarakat, karena dengan berbagai aksi-aksinya dalam melakukan perampokan. Komandan Sat Serse (DANSAT SERSE) nya pada saat itu adalahMayor Pol TONI SUGIARTO.
Kantor Seksi I pada saat itu berada di Jl. Dalem Kaum Bandung (Sekarang Plaza Dalem Kaum) sampai dengan tahun 1978. Kemudian pada 01 Juli 1978, Seksi I Komtabes Bandung pindah ke Jl. Merdeka No. 18-20 Bandung seiring dengan bergantinya nama Komtabes 86 Bandungmenjadi Poltabes Bandung dan Seksi I pun berganti nama menjadi Satuan Reserse, namun Satuan ini lebih dikenal dengan sebutan SATRES Jalan Jawa, mengingat lokasi Kantornya yang menghadap ke Jalan Jawa Kota Bandung. 
Dalam melaksanakan tugasnya serta memudahkan wasdal maka Satuan Reserse terdiri dari unit unit sesuai kebutuhan pada saat itu yang terdiri 5 Unit yang menangani Tindak Pidana Umum , 1 Unit yang menangani Tindak Pidana Narkotika dan Susila dan 1 Unit yang menangani masalah Tindak pidana Ekonomi. Namun sesuai dengan tuntutan serta dinamika tugas yang berkembang dimasyarakat maka Unit-Unit ini juga beberapa kali mengalami perubahan nama yaitu:

  • Unit Resum, menangani Tindak Pidana Umum
  • Unit Udpal, Menangani Tindak Pidana Uang dan Dokumen Palsu
  • Unit Tipiter dan Korwas PPNS, Menangani Tindak Pidana Tertentu dan Perkara yang ditangani oleh PPNS
  • Unit Ekonomi, Menangani Tindak Pidana Ekonomi
  • Unit Ranmor, menangani Tindak kejahatan yang berkaitan dengan Curanmor dan pemalsuan surat-surat kendaraan bermotor
  • Unit Narkotika, Menangani Tindak Pidana Narkotika dan Psikotropika
  • Unit Jatanras, Menangani tindak pidana kejahatan dengan kekerasan

Selain Unit-unit opsnal Satuan Reserse juga mempunyai unit identifikasi yang bertugas memberikan bantuan teknis dalam mengungkap perkara secara Scientific Crime (Olah TKP, menemukan dan mengambil sidik jari laten di TKP, dll), kemudian berdasarkan Skep Kapolri pada tahun 1999 dibentuk unit khusus yang menangani Anak dan Perempuan sebagai korban kejahatan serta tindak pidana KDRT. Pada tahun 2002 perubahan terhadap struktur Organisasi Polri dimana Satuan Reserse dibagi menjadi dua Satuan yaitu : 

  1. Satuan Reserse Kriminal, yang menangani tindak pidana umum
  2. Satuan Reserse Narkoba, menangani Tindak pidana Narkotika dan Obat Terlarang

Masing-masing Satuan tersebut secara struktur organisasi berdiri sendiri dengan dipimpin oleh Kepala Satuan (disingkat Kasat) dengan pangkat Pamen (AKBP). Selanjutnya pada bulan Juli 2010 Struktur Organisasi Polwiltabes Bandung berubah menjadi Polrestabes Bandung namun Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba tidak mengalami perubahan, hanya mako Sat Narkoba yang tadinya berada satu atap dengan Sat Reskrim pindah menempati ex mako Polresta Bandung Barat di Jl. Sukajadi Bandung . Gedung Satuan Reserse Kriminal yang saat ini digunakan diresmikan penggunaannya pada 1 Juli 1978 oleh Kadapol VIII Jabar/LLB MAYJEN DRS. MURYONO.


APABILA ADA INFORMASI TENTANG NARKOBA

SEGERA HUBUNGI KAMI

Telepon / Fax                     : (022) 2031181
Email                                  : reskoba_restabesbdg@yahoo.com
Facebook                          : Sat Narkoba Restabes Bdg
Twitter                                : ReskobaTabesBdg
Alamat                                : Jl. Sukajadi No. 141 Bandung. Kode Pos 40162.

MARI BERSAMA KITA BERANTAS NARKOBA


 

Download Lampiran:

Download

SATUAN RESERSE NARKOBA POLRESTABES BANDUNG

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung merupakan unsur pelaksana


 PENGUMUMAN TERBARU


JADWAL SIM KELILING ONLINE POLRESTABES BANDUNG ( 14 S/D 20 AGUSTUS 2017 )
JADWAL SIM KELILING ONLINE POLRESTABES BANDUNG ( 14 S/D 20 AGUSTUS 2017 )


JADWAL SIM KELILING ONLINE 
                Mobile 1 & 2
   

JADWAL SIM KELILING ONLINE POLRESTABES BANDUNG (07 s.d. 13 Agustus 2017)
JADWAL SIM KELILING ONLINE POLRESTABES BANDUNG (07 s.d. 13 Agustus 2017)

JADWAL SIM KELILING ONLINE POLRESTABES BANDUNG

07 s.d. 13 Agustus 2017

Persyaratan Perpanjangan Di SIM Keliling Online
Persyaratan Perpanjangan Di SIM Keliling Online

PERSYARATAN PERPANJANGAN DI SIM KELILING ONLINE

1.    SIM yang masih berlaku tidak melebihi masa berlakunya
2.  

Penerimaan PNS di Lingkungan Polri
Penerimaan PNS di Lingkungan Polri

Kepolisian Negara Republik Indonesia akan membuka Penerimaan PNS di lingkungan Polri TA.2016

Informasi di www.polri.go.id